Sensasi Wisata Gunung Lanang

Gunung_Lanang

Gunung Lanang merupakan salah satu tujuan wisata favorit di Pacitan. Pelancong asing dan domestik, yang kebanyakan anak muda, menempatkan Gunung Lanang sebagai topik perbincangan yang paling memikat. Mereka pun tidak segan untuk mengulang pengalaman mendaki Gunung Lanang hingga beberapa kali.

Terletak di Desa Punjung, Kecamatan Kebonagung, Anda bisa mencapai Gunung Lanang dengan menempuh 20 km perjalanan ke arah Timur dari tengah kota.Gunung ini masyhur sebagai salah satu titik tertinggi di Pacitan. Jadi, Anda bakal sangat mudah menemukannya.

Jika menempuh perjalanan memakai sepeda motor, Anda hanya butuh waktu 45 menit ke Desa Punjung. Sepeda motor memang jadi kendaraan yang paling disarankan bagi pengunjung Gunung Lanang. Sebab, jalan desa cukup berisiko untuk dilalui oleh mobil.

Setelah tiba di Desa Punjung, titipkan kendaraan Anda di rumah warga setempat.Dengan berjalan kaki selama 30 menit, Anda akan segera tiba di Gunung Lanang. Tetap berhati-hatilah selama berjalan kaki, karena jalan setapak yang akan Anda lewati cukup curam.

Ragam Panorama Gunung Lanang

Gunung Lanang sebenarnya memiliki dua puncak. Tapi, hanya satu puncak yang bisa dijangkau. Sedangkan, puncak lain hanya memuat bongkahan batu-batubesar yang licin. Di sana tidak ada pohon atau tumbuhan besar.Susunan mayoritasnyahanya hamparan rumput dan batu-batuan berbagai ukuran.Meskipun demikian, puncak tersebut justru menciptakan panorama yang unik di Gunung Lanang.

Panorama utama gunung ini tentu saja pesona Teluk Pacitan di kala terang. Ketika hari mulai gelap, kenikmatan panorama pun berubah. Gunung Lanang menawarkan panoramacity light Pacitan.

Puncak gunung yang menghadap ke pusat kota Pacitan di sebelah barat,menjadikan tempat ini sangat sempurna untuk melakukan city light hunting.Bersiaplah merasakan sensasi berdiri di atas ribuan cahaya kota.

Menjelang fajar, manjakan mata Anda untuk menyaksikan sunrise di puncak Gunung Lanang.Lokasi ini memang menawarkan posisi terbaik untuk Anda menikmati sunrise di pagi hari dan sunset di sore hari. Makanya, pada musim liburan dan akhir pekan, Anda akan menemukan banyak anak muda yang datang untuk berkemah di sana.

Kebanyakan anak muda yang menghabiskan malam di Gunung Lanang, tentunya tidak hanya memanjakan mata menikmati keindahan panoramanya.Spot terbaik untuk selfie dan wefie yang mereka dapatkan, bakal cepat mereka bagikan ke media sosial. Gunung Lanang pun semakin memikat sebagai wisata favorit di Pacitan.

Nikmat Kini untuk Nanti

Jika Anda memutuskan bermalam di Gunung Lanang,ada baiknya memanfaatkan bivak yang bisa dibuat berlindung disamping bebatuan yang ada di kawasan tersebut. Ini demi menghindari datangnya angin kencang karena lokasi terletak di punggungan gunung yang sangat terbuka dan minim pelindung.

Jika Anda memilih untukberkemah, pastikan Anda menyiapkan tenda yang kuat. Tenda model kubah yang rendah lebih cocok karena mampu menangkap aliran angin. Pastikan juga untuk menguatkan tenda dengan pasak dan tali serta perhitungkan pula arah angin.

Secara umum, Gunung Lanang adalah tempat yang cocok dijadikan pilihan wisata bersama keluarga. Gunung tertinggi kedua di Pacitan ini bisa menjadi lokasi yang mendukung anak-anak untuk belajar mengenal dan mencintai alam sejak dini.Apalagi jalur pendakiannya juga tidak terlalu tinggi.

Bermodalkan fisik yang sehat dan pemilihan cuaca yang tepat, Anda sudah bisa menikmati panorama Gunung Lanang. Pengalaman anak-anak mengenal alam jelasmenjadi langkah penting untuk mempertahankan kelestarian alam pada masa mendatang.Ajarkan juga mereka untuk peduli pada lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Selamat mencoba, ya!

Photo by Tyo Reza