Pantai Pacitan yang terindah di Kawasan Geopark Gunung Sewu

Pantai_Klayar_Pacitan

Jawa Timur merupakan daerah yang kaya akan objek wisata. Salah satu area di Jawa Timur yang menjadi sasaran para wisatawan adalah Pacitan. Kabupaten yang terletak di ujung barat daya Provinsi Jawa Timur ini memiliki beragam objek wisata alam yang layak untuk Anda kunjungi.

Objek wisata pantai merupakan destinasi utama yang bisa dipilih para wisatawan saat berkunjung ke Pacitan. Bagaimana tidak, ada sederet pantai dengan pemandangan memesona yang bisa Anda nikmati di wilayah ini. Salah satunya adalah Pantai Klayar. Begitu indahnya Pantai Klayar, membuatnya dianggap menjadi pantai terindah di kawasan Geopark Gunung Sewu.

Pantai yang terletak di Dusun Kendal, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo ini menyajikan sejuta keindahan alam yang mampu memanjakan mata dan menyegarkan hati dan pikiran Anda. Ada yang unik di pantai Klayar ini. Anda bisa menjumpai Patung Sphinx di salah satu sisi pantainya. Sphinx yang ada di Pantai Klanyar ini sebenarnya adalah batu karang. Batuan karang yang sering disebut dengan Sphinx van Java ini terbentuk secara alami melalui proses alam, sehingga bentuknya sangat mirip dengan sphinx berkepala singa yang ada di Mesir.

Area lainnya yang menarik dan menjadi favorit para wisatawan di  sini adalah teluk Pantai Klayar. Teluk ini menawarkan panorama indah berlatar belakang birunya air laut. Selain itu, para wisatawan biasanya juga berburu sunset dan sunrise di kawasan ini. Dengan latar belakang Sphinx van Java, birunya laut, serta matahari jingga yang berpadu dengan redupnya langit, menjadikan tempat ini begitu cantik pas untuk dijadikan tempat berfoto.

Tak heran jika banyak wisatawan yang betah berlama-lama berwisata di pantai ini. Pantai Klayar menawarkan keindahan yang berbeda dari pantaipantai yang lain. Hal istimewa lainnya yang bisa Anda temukan dari Pantai Klayar adalah seruling samudera, yaitu ombak yang menerobos dari bawah celah-celah karang. Ombak ini kemudian menyembur ke diiringi oleh suara yang menyerupai bunyi seruling.

Ada banyak jalur yang bisa Anda pilih untuk mencapai pantai yang istimewa ini. Pertama, Anda bisa menggunakan jalur Punung- Desa Bomo-Klayar, yang merupakan jalur utama ke Pantai Klayar. Selain itu, ada pula jalur alternatif Pringkuku-Maron serta Dadapan-Watukarung-Klayar yang dapat Anda gunakan jika jalan utama macet.

Banyak wisatawan yang mendapatkan informasi bahwa jalan menuju Pantai Klayar sangat buruk. Namun, sekarang sudah tidak lagi. Belum lama ini, pemerintah setempat sudah memperbaiki jalan menuju ke Pantai Klayar.

Selain akses jalan menuju ke pantai ini sudah bagus dan nyaman dilewati, di sekitar pantai juga tersedia banyak kedai-kedai penjaja makanan dan minuman. Jadi, menikmati keindahan panorama pantai bisa Anda nikmati sambil menyeruput segarnya kelapa muda dan makanan-makanan kecil lainnya.

Tetapi jangan sampai lupa untuk selalu menjaga kebersihan pantainya, ya. Karena keasrian wisata alam ini tidak akan bisa bertahan lama jika kita tidak sama-sama merawatnya.

Yang harus Anda perhatikan selama berlibur di pantai ini adalah Anda tidak diperkenankan berenang di Pantai Klayar. Ombak di pantai ini cukup ganas, jadi pastikan Anda tetap menjaga keselamat diri Anda.

Oh iya, jika berlibur ke Pantai Klayar, Anda juga bisa sekalian berkunjung ke Pantai Karang Bolong, sebab tiket masuk ke Pantai Klayar sudah sepaket dengan tiket menuju ke Pantai Karang Bolong. Jadi, sekali beli tiket, dua pantai dikunjungi.

Ada juga  pantai terindah selain pantai klayar, yaitu pantai srau.

Pantai srau merupakn Salah satu dari sekian banyak pantai di Kota Pacitan yang menawan. Berbeda dengan Pantai Klayar yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai pelosok negeri, Pantai Srau masih jarang dikunjungi orang. Berkunjung ke Pantai Srau akan membuat kita merasa berada di pantai pribadi.

Pantai Srau terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan. Dari pusat Kota Pacitan, kita akan menempuh jarak sekitar 25km untuk sampai ke pantai ini. Lokasi pantai berada di tepi jalan desa, sehingga pengunjung yang membawa kendaraan bermotor bisa langsung memarkirkan kendaraannya.

Selain sepi, Pantai Srau memiliki keunggulan yang tidak kita temukan di pantai-pantai Pacitan lainnya. Pantai Srau memiliki tiga lokasi pantai yang ketiganya memiliki keindahan dan keunggulannya masing-masing. Lokasi pantai pertama terletak di bagian timur pantai tidak jauh dari pos penjagaan dan pintu masuk.

Di lokasi pertama kita akan melihat batuan karang yang membentuk sebuah bukit di pinggir pantai. Batu-batu karang tersebut juga ada yang berlubang, dan setiap air laut menghantam kita akan mendengar suara khas pantai yang eksotis.

Bagian barat Pantai Srau ini terkenal di kalangan peselancar. Di sini, kita juga akan melihat banyak peselancar profesional menantang keberanian mereka untuk berselancar di atas ombak laut selatan.

Jika beruntung, kita bisa menjadi saksi terbitnya matahari pagi Kota Pacitan. Momen langka tersebut bisa kita saksikan jika kita bermalam di Pantai Srau.

Lokasi selanjutnya tidak jauh dari lokasi pertama. Kita akan menyusuri jalan setapak beraspal untuk sampai ke lokasi kedua. Di lokasi ini, pengelola menyediakan bangku-bangku beton untuk para pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai.

Di sini kita akan disuguhi hamparan pasir putih yang luas tanpa karang. Kita bisa bebas bermain pasir, air laut, atau sekadar duduk menikmati angin pantai yang sejuk.

Tidak hanya itu, kita juga dapat menyusuri garis pantai untuk melihat lokasi unik dan mistis yang ada di Pantai Srau, yaitu goa laut. Goa laut ini terletak di sebelah timur pantai kedua.

Keunikan lain Pantai Srau yang tidak banyak diketahui orang adalah, di pantai ini kita bisa menyaksikan matahari terbit sekaligus matahari terbenam. Untuk melihat matahari terbenam, Anda bisa mengunjungi pantai ketiga yang terletak di bagian barat Pantai Srau.

Di sini, pengelola sudah menyediakan sebuah anjungan kecil untuk para pengunjung yang ingin melihat bulatan matahari tenggelam dan meninggalkan semburat jingga di langit Pacitan.

Tempat ini adalah salah satu spot foto terbaik dan terindah. Di tempat ini kita juga dapat melihat batu karang berbentuk hiu yang menjorok ke laut.

Meskipun sepi, fasilitas di Pantai Srau lumayan lengkap. Terdapat toilet dan beberapa penjual makanan di pantai ini. Jika ingin bermalam, kita juga tidak perlu khawatir. Penduduk di sekitar pantai banyak yang menawarkan rumahnya untuk tempat menginap, di sini juga terdapat beberapa homestay yang nyaman.

Biaya penginapan di Pantai Srau sangat beragam, yaitu berkisar antara Rp60.000,00 sampai Rp100.000,00. Harga tersebut akan naik jika musim liburan tiba. Anda juga dapat berkemah dan mendirikan tenda di pantai pertama. Di pantai tersebut terdapat air tawar yang bisa digunakan untuk minum dan masak.

Untuk harga tiket masuk, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000,00 per orang. Harga tersebut sangat murah mengingat panorama, keindahan, dan keeksotisan Pantai Srau yang tidak ada duanya. Tidak heran jika banyak orang sempat menyebut pantai ini sebagai Raja Ampatnya Jawa Timur.

Agar keindahan dan keasrian pantai terjaga, sebagai pengunjung kita harus berkomitmen untuk senantiasa menjaga kebersihan selama berada di Pantai Srau. Jangan sampai karena kelalaian, anak cucu kita kelak tidak bisa melihat keindahan pantai yang eksotis ini.

Nah Ayo jangan ragu mengunjungi pacitan !!!!!

” Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Pacitan Paradise Of Java yang diselengarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pacitan”.